Memulai Pendidikan Yang Terkoneksi Dengan Ketahanan Pangan Keluarga

Diterbitkan pada 19 Maret 2021
cover img Memulai Pendidikan Yang Terkoneksi Dengan Ketahanan Pangan Keluarga

Jika aku menjadi pemimpin Indonesia, maka aku ingin memulainya dengan langkah pertama melalui sektor pendidikan. Dimana pendidikan merupakan jiwa bagi

Jika aku menjadi pemimpin Indonesia, maka aku ingin memulainya dengan langkah pertama melalui sektor pendidikan. Dimana pendidikan merupakan jiwa bagi sebuah negara. Melalui pendidikan, kita bisa memberdayakan generasi muda (mulai dari pelajar hingga mahasiswa) untuk berperan aktif dalam meningkatkan kesejahteraan Indonesia. Dimulai dari kelompok kecil di negera ini, yakni keluarga. 

Aku ingin memulai pendidikan yang terkoneksi dengan ketahanan pangan keluarga. Karena setelah pandemi Covid-19 ini melanda, ada banyak keluarga yang kalah ketika menerima tantangan dalam kehidupan. Maka menjadi langkah tepat untuk mengoptimalkan peran generasi muda, sebagai generasi terkuat dan tercerdas dalam sebuah keluarga. Yakni untuk menerima edukasi tentang kemandirian dalam memaksimalkan ketahanan pangan keluarga dan kembali memberi edukasi tentang hal tersebut kepada anggota keluarga lainnya. 

Ketika pandemi ini masih ada ataupun berakhir nantinya, sebuah keluarga tidak perlu lagi merisaukan perihal ketahanan pangan. Karena selama ada generasi muda dalam keluarganya, baik sebagai pelajar atau mahasiswa, ia yang akan menjadi estafet penyampai pesan dan pelaku praktek dari pemerintah dan lembaga pendidikan. Perannya mungkin sederhana, tapi dampaknya sangat luar biasa, karena akan bisa menyelamatkan jutaan keluarga.

Tantangan Keluarga di Tengah Pandemi

 

“Kulihat ibu pertiwi, sedang bersusah hati. Air matanya berlinang, emas intannya terkenang. Hutan, gunung, sawah, lautan, simpanan kekayaan. Kini ibu sedang lara, merintih dan berdoa…” 

 

Cuplikan lirik lagu yang berjudul Ibu Pertiwi di atas, rasanya tepat untuk menggambarkan kondisi Indonesia di tengah pandemi Covid-19. Karena pandemi ini, pemerintah menghimbau untuk bekerja dari rumah, belajar dari rumah, menjaga jarak secara fisik, dan menerapkan kebijakan karantina wilayah. Hal tersebut tentu membuat perubahan hampir diseluruh aspek kehidupan, salah satunya adalah sektor ketahanan pangan keluarga. 

 

Ada ribuan pekerja yang harus di-PHK, jutaan pelajar berjuang dengan kuota internetnya, dan para pedagang yang kehilangan pelanggannya. Tentu hal ini membuat status ekonomi banyak keluarga berada di bawah garis cukup. Dari tiga kebutuhan pokok utama sebuah keluarga (sandang, pangan, papan), ada satu yang paling utama dalam keseharian hidup, yakni pangan. Karena kebutuhan akan pangan menjadi sesuatu yang tidak dapat ditunda. 

 

Kunci dari ketahanan pangan keluarga adalah ketersediaan pangan yang cukup dan merata bagi anggota keluarga. Dan bagi seorang kepala keluarga, menjaga ketahanan pangan di tengah pandemi menjadi tantangan yang berharga. Sebab harus berdiri di kaki sendiri dan berusaha di tengah orang-orang yang juga sedang kesusahan. Bukanlah hal mudah memastikan keluarga bisa makan, disaat rupiah sulit untuk didapatkan. 

Selengkapnya di https://istanatulisan.blogspot.com/2020/11/memulai-pendidikan-yang-terkoneksi.html

Blog Lainnya

cover img Eksistensi Generasi Milenial Dalam Menjaga Kelestarian Hutan Indonesia

Eksistensi Generasi Milenial Dalam Menjaga Kelestarian Hutan Indonesia

Diterbitkan pada tanggal 27 Maret 2021

Hidup Dalam Keseimbangan Dengan Alam Kita sebagai manusia haruslah menyadari bahwa kita harus menjaga keseimbangan dalam hidup kita, seperti dalam

Baca Selengkapnya
cover img Melindungi Hutan Menjaga Kehidupan

Melindungi Hutan Menjaga Kehidupan

Diterbitkan pada tanggal 26 Maret 2021

Hutan adalah kehidupan. Melindungi hutan sama dengan menjaga sumber kehidupan. Kehidupan di bumi saling kait mengait. Berpilin-pilin bagai kelindan. M

Baca Selengkapnya
cover img Perlunya Edukasi Untuk Menjaga Hutan di Sekitar Kita

Perlunya Edukasi Untuk Menjaga Hutan di Sekitar Kita

Diterbitkan pada tanggal 25 Maret 2021

Beberapa hari lalu ketika sowan Bulik suami, saya sempat diceritakan tentang teman beliau. Seseorang yang mempunyai sifat kepemimpinan, memiliki karak

Baca Selengkapnya
cover img Pohon Sebagai Warga Negara

Pohon Sebagai Warga Negara

Diterbitkan pada tanggal 24 Maret 2021

Seandainya Saya menjadi seorang pemimpin, setiap jenis pohon akan dilantik sebagai warga negara yang sah. Pelantikan dengan iring-iringan musik masyar

Baca Selengkapnya
cover img Perubahan Iklim di Indonesia, Kitalah Penyebabnya

Perubahan Iklim di Indonesia, Kitalah Penyebabnya

Diterbitkan pada tanggal 23 Maret 2021

Untunglah jembatan itu sudah selesai dibangun. Aku menyebutnya Jembatan Sampah, meski pemerintah setempat telah memberinya nama Jembatan Wali Kota.

Baca Selengkapnya