Melindungi Hutan Menjaga Kehidupan

Diterbitkan pada 26 Maret 2021
cover img Melindungi Hutan Menjaga Kehidupan

Hutan adalah kehidupan. Melindungi hutan sama dengan menjaga sumber kehidupan. Kehidupan di bumi saling kait mengait. Berpilin-pilin bagai kelindan. M

Hutan adalah kehidupan. Melindungi hutan sama dengan menjaga sumber kehidupan. Kehidupan di bumi saling kait mengait. Berpilin-pilin bagai kelindan. Manusia membutuhkan manusia lainnya. Manusia juga membutuhkan alam dan lingkungan. Alam dan lingkungan yang ada di hutan menjadi sumber kehidupan penting bagi manusia.

Selain sebagai sumber pangan dan papan, hutan merupakan sumber pengobatan tradisional sebelum ditemukannya obat-obatan dalam berbagai bentuk seperti kapsul, tablet, cair dan sebagainya–yang juga berasal dari tumbuhan di hutan.

Hutan memberikan udara bersih dan sehat bagi manusia, hutan juga membuat suhu bumi sejuk meski matahari sedang terik. Belum selesai sampai disitu, hutan menyimpan kandungan mineral yang sangat banyak, keanekaragaman hayati dan sumber daya alam lainnya.

 

Pertambahan jumlah manusia dengan luas areal hutan memang tidak akan pernah berbanding lurus. Bertambahnya manusia tentu akan meningkatkan demand pada kesejahteraan hidup. Tolak ukur kesejahteraan masyarakat terkadang dijadikan alasan pembenar pembukaan lahan baru dibidang kehutanan. Alhasil, areal hutan berkurang.

Dengan konsep pembangunan demi kesejahteraan, manusia merangsek menerobos hutan dengan berbagai bentuk perizinan dan pengelolaan hutan. Bukan hanya ekosistem hutan dan keanekaragaman hayati yang hilang, keragamannya pun berubah. Hutan menjadi onggokan pohon-pohon monokultur tanpa ragam. Hutan sebagai sumber kehidupan semakin berkurang.

Kalau sumber kehidupan tak dilindungi, bagaimana kehidupan anak cucu kita nanti?

 

Dalam Pasal 1 angka 1 Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan (tetap berlaku sepanjang tidak dihapus atau diganti dalam Undang-Undang Cipta Kerja), menyatakan bahwa:

“hutan adalah suatu kesatuan ekosistem berupa hamparan lahan berisi sumber daya alam hayati yang didominasi pepohonan dalam persekutuan alam lingkungannya, yang satu dengan yang lainnya tidak dapat dipisahkan.”

Maknanya hutan merupakan satu kesatuan ekosistem yang berbeda-beda, keanekaragaman hayati yang kaya, serta sekumpulan pohon-pohon beragam yang tak semua sama.

Sekumpulan pepohonan yang homogen tak dapat lagi disebut hutan. Fungsi dan manfaatnya pun berbeda. Sehingga tak jarang, berakibat pada permasalahan dalam pengelolaannya. Di bawah ini merupakan contoh permasalahan hutan.

Selengkapnya di https://www.hujandijendela.com/perlindungan-hutan-indonesia/

Blog Lainnya

cover img Eksistensi Generasi Milenial Dalam Menjaga Kelestarian Hutan Indonesia

Eksistensi Generasi Milenial Dalam Menjaga Kelestarian Hutan Indonesia

Diterbitkan pada tanggal 27 Maret 2021

Hidup Dalam Keseimbangan Dengan Alam Kita sebagai manusia haruslah menyadari bahwa kita harus menjaga keseimbangan dalam hidup kita, seperti dalam

Baca Selengkapnya
cover img Perlunya Edukasi Untuk Menjaga Hutan di Sekitar Kita

Perlunya Edukasi Untuk Menjaga Hutan di Sekitar Kita

Diterbitkan pada tanggal 25 Maret 2021

Beberapa hari lalu ketika sowan Bulik suami, saya sempat diceritakan tentang teman beliau. Seseorang yang mempunyai sifat kepemimpinan, memiliki karak

Baca Selengkapnya
cover img Pohon Sebagai Warga Negara

Pohon Sebagai Warga Negara

Diterbitkan pada tanggal 24 Maret 2021

Seandainya Saya menjadi seorang pemimpin, setiap jenis pohon akan dilantik sebagai warga negara yang sah. Pelantikan dengan iring-iringan musik masyar

Baca Selengkapnya
cover img Perubahan Iklim di Indonesia, Kitalah Penyebabnya

Perubahan Iklim di Indonesia, Kitalah Penyebabnya

Diterbitkan pada tanggal 23 Maret 2021

Untunglah jembatan itu sudah selesai dibangun. Aku menyebutnya Jembatan Sampah, meski pemerintah setempat telah memberinya nama Jembatan Wali Kota.

Baca Selengkapnya
cover img Mengubah Takdir Indonesia Melalui Pendidikan

Mengubah Takdir Indonesia Melalui Pendidikan

Diterbitkan pada tanggal 20 Maret 2021

Saya sangat cinta Indonesia. Cinta itu pula yang menginspirasi buku saya "Guru untuk Indonesia". Oh iya. Saya seorang guru SMA. Saat ini sudah 9 tahun

Baca Selengkapnya